Data BPS, Angka Kemiskinan di Jawa Timur Menurun 0,22 Persen | Liputan 24 Jawa Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Data BPS, Angka Kemiskinan di Jawa Timur Menurun 0,22 Persen

Posted by On 9:35 PM

Data BPS, Angka Kemiskinan di Jawa Timur Menurun 0,22 Persen

jatimnow.com - Tingkat kemiskinan di Jawa Timur mengalami penurunan dari bulan September 2017. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Teguh Pramono, saat menggelar rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di kantor BPS Jatim Jalan Raya Kendangsari Industri, Senin (16/7/2018).

Berdasarkan data yang tercantum dalam BRS, tingkat kemiskinan yang ditentukan oleh BPS berdasarkan garis kemiskinan. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan yaitu 2.100 kkal/kapita/hari.

Dalam BRS, pada Maret 2018 tercatat bahwa jumlah penduduk miskin di Jawa Timur mencapai 4.332 ribu jiwa atau 10,98 persen dibanding total penduduk Jawa Timur. Jumlah ini turun sebesar 72,68 ribu jiwa dari bulan September 2017 yang mencapai jumlah 4.405 ribu jiwa atau 11,20 persen.

"Dengan kata lain mengalami penurunan sebesar 0,22 poin persen," ujar Teguh.

Teguh mengungkapkan bahwa terdapat beberapa faktor yang membuat jumlah penduduk miskin di Jawa Timur mengalami penurunan. Salah satunya yaitu terjadinya inflasi pada periode September 2017-Maret 2018. Inflasi umum terjadi sebesar 1,78 persen.

"Faktor lain yang mempengaruhi penurunan tingkat kemiskinan ini adalah naiknya indeks upah buruh tanaman pada Maret 2018 yaitu sebanyak 5,51 persen," terang Teguh.

Ia menambahkan, bahwa penurunan di pedesaan jumlahnya lebih tinggi yaitu 0,28 persen dibanding perkotaan yang mencapai 0,07 persen. Dimana penduduk miskin di perdesaan pada September 2017 sebanyak 2,949 ribu jiwa, sedangkan pada Maret 2018 sebanyak 2,874 ribu jiwa.

Sementara jumlah penduduk miskin di perkotaan pada September 2017 mencapai 1,455 ribu jiwa dan pada Maret 2018 mencapai 1,457 jiwa.

"Meskipun jumlahnya naik tapi persentasenya turun jika dibandingka n jumlah penduduk keseluruhan," jelasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Sumber: Berita Jawa Timur

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »