Janda Atau Tidak, Bantuan Sosial di Kota Malang Tak Pandang ... | Liputan 24 Jawa Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Janda Atau Tidak, Bantuan Sosial di Kota Malang Tak Pandang ...

Posted by On 4:21 AM

Janda Atau Tidak, Bantuan Sosial di Kota Malang Tak Pandang ...

Malang Raya

Janda Atau Tidak, Bantuan Sosial di Kota Malang Tak Pandang Status Perkawinan

Tahun 2017 ini, Pemkot Malang melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan makanan kepada 500 Lansia di lima kecamatan.

Janda Atau Tidak, Bantuan Sosial di Kota Malang Tak Pandang Status PerkawinanSURYAMALANG.COM/Benni IndoWasto

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Bantuan sosial kepada warga miskin tidak melihat status perkawinan penerima, baik itu janda ataupun tidak. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto, pemberian bantuan sosial untuk warga miskin linier dari pemerintah pusat, juga pemerintah kota.

"Jadi tidak memandang status perkawinan seseorang. Apakah itu janda atau tidak. Kalau memang dari kategori miskin mendapatkan hak-haknya sesuai dengan kebijakan pusat dan daerah. Bahkan di daerah ada bantuan beras sejahtera untuk warga miskin, tanpa memandang status perkawinan," ujar Wasto, Rabu (6/12/2017).

Apakah janda atau tidak jika memang berasal dari keluarga miskin, mereka berhak mendapatkan bantuan sosial. Penerima bantuan sosial itu juga mengacu kepada data yang dimiliki oleh Dinas SOsial. Dinas Sosial mengacu pada data yang disampaikan oleh pihak kelurahan.

"Sedangkan kalau mereka janda tetapi masih usia produktif, bisa mengikuti pelatihan yang dilakukan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Karena kita memiliki banyak pelatihan dari sejumlah OPD," imbuhnya.

Melalui pelatihan itu, perempuan yang menjadi tulang punggu keluarga diharapkan bisa memiliki ketrampilan sehingga bisa menciptakan sumber penghasilan.

"K alau mereka punya skil saya kira akan mampu mencari perekonomian atau menciptakan sumber pengghasilan," tegas Wasto.

Pemkot Malang, tegasnya, mengalokasikan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat salah satunya melalui pelatihan. Tidak hanya bersumber dari APBD Kota Malang, pelatihan yang digelar OPD juga ada yang bersumber dana dana bagi hasil cukai tembakau.

OPD yang menggelar pelatihan ketrampilan warga antara lain Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Olahraga dan Kepemudaan, juga Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Malang.

Ketika disinggung tentang Kampung Janda, Wasto tidak mau mengomentarinya sebab tidak ada kampung itu di Kota Malang. Tetapi ia mengucapkan terimakasih atas data yang disampaikan Surya tentang jumlah janda yang ada di RW 03 Kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun.

Jika janda di kampung itu berasal dari kelompok ekonomi t idak mampu, maka mereka akan dipantau apakah menerima bantuan sosial atau tidak. Jika mereka berasal dari kelompok yang masih produktif, kata Wasto, dirinya akan meminta OPD memprioritaskan mereka untuk mendapatkan pelatihan.

Halaman selanjutnya 123
Penulis: Sri Wahyunik Editor: eko darmoko Sumber: Surya Malang Ikuti kami di Janda Kaya Raya Mengaku Bangga Sudah Ditiduri 100 Pria Beristri, Begini Alasannya Sumber: Google News | Liputan 24 Kota Malang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »