ISNU Jombang Sesalkan Ujian Madrasah Aliyah Berisi Soal Khilafah | Liputan 24 Jawa Timur
www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

ISNU Jombang Sesalkan Ujian Madrasah Aliyah Berisi Soal Khilafah

Posted by On 4:32 AM

ISNU Jombang Sesalkan Ujian Madrasah Aliyah Berisi Soal Khilafah

Rabu 06 Desember 2017, 18:31 WIB ISNU Jombang Sesalkan Ujian Madrasah Aliyah Berisi Soal Khilafah Enggran Eko Budianto - detikNews ISNU Jombang Sesalkan Ujian Madrasah Aliyah Berisi Soal Khilafah Jombang - Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang menyesalkan adanya muatan materi ideologi Khilafah di soal penilaian akhir semester mata pelajaran Fiqih Madrasah Aliyah (MA/SLTA). Mereka menilai materi tersebut bisa mempengaruhi pemikiran para pelajar.
Materi khilafah itu salah satunya ditemukan di lembar soal penilaian akhir semester di MAN Jombang. Lembaran soal ini dikerjakan para siswa kelas XII pada Selasa (5/12/20 17) di sekolah tersebut.
Pada soal nomor 1-7 berisi pertanyaan seputar ideologi khilafah. Mulai dari pengertian khilafah, tujuan khilafah, dasar-dasar khilafah, dalil tentang khilafah, sosok khalifah, hingga pengertian baiat.
Bahkan soal nomor 10 berisi pengertian jihad untuk memerangi pihak-pihak yang memusuhi Islam. Sementara di soal nomor 11 dan 12 terkait etika peperangan dalam Islam dan harta rampasan perang.
"Kami menyayangkan adanya materi di pendidikan Madrasah Aliyah, ini kok kebanyakan tentang khilafah," kata Ketua ISNU Jombang, Hannan Majdy sembari menujukkan lembaran soal kepada wartawan di rumahnya, di kompleks Pesantren Tambakberas, Jombang, Rabu (6/12/2017).
Tak hanya di soal ujian, lanjut Hannan, materi khilafah juga termuat dalam buku pelajaran Madrasah Aliyah di Jombang.
"Bermula dari soal ujian ini, kami cari di kurikulumnya. Ternyata sudah tersistem, terstruktur. Jadi ini bukan kesalahan MKKS atau MGMP atau K3MA, tapi ini dari pusatnya, ini sudah ditanamkan sejak awal pembentukan kurikulum Aliyah," ungkapnya.
Adanya materi khilafah dalam mata pelajaran Fiqih, kata Hannan, berpotensi mempengaruhi pemikiran para generasi muda.
"Ini seperti memancing ideologi khilafah pada generasi muda kita. Ketika mereka mengenal dan mempelajari khilafah, itu sudah menjadi sel tidur untuk perpecahan NKRI dengan ideologi Khilafah yang ditanamkan," terangnya.
Atas temuan ini, ISNU Jombang meminta Kementerian Agama agar melakukan revisi terhadap kurikulum mata pelajaran Fiqih.
"ISNU akan kaji dengan tim ahli di bidang pendidikan, bidang agama, kami akan menyampaikan ke Kemenag untuk merevisi kurikulumnya. Demi keutuhan NKRI," jelasnya.
Sementara Guru Fiqih MAN Tambakberas, Jombang M Maqsum menuturkan, materi khilafah di mata pelajaran Fiqih sempat membuat bingung para guru di sekolahnya. Menurut dia, materi khilafah tak ada kaitannya dengan faham yang dianut Ormas HTI yang dibuba rkan pemerintah.
"Khilafah yang ada adalah yang dihubungkan dengan pemerintahan Indonesia, bahwa pemerintahan Indonesia sesuai dengan yang ada di Islam. Jadi, tak bertentangan dengan Islam. NKRI juga tak bertentangan dengan Islam," tandasnya. (asp/asp)
Berita Terkait

Kemenag Tarik Soal Ujian Madrasah Bahas Khilafah yang Viral

Kemenag Imbau Netizen Tak Terprovokasi soal Khilafah Tanpa Klarifikasi

Ini Penjelasan Kemenag Terkait Viral UAS MA yang Bahas Khilafah

Viral Ujian Madrasah Bahas Khilafah, Kemenag: Tak Ada yang Salah

KH Ma'ruf Amin: Tidak Benar Islam Identik dengan Khilafah

Hendropriyono Gelar Temu Kebangsaan, Bahas Beda NKRI dan Khilafah

Baca Juga detikTravel Masya Allah! Ayat Alquran Terukir di Dinding Masjid Tertua China Laporan dari China

Masya Allah! Ayat Alquran Terukir di Dinding Masjid Tertua China

detikX Kartu Merah Pengusung Khilafah

Kartu Merah Pengusung Khilafah

detikInet Blokir Telegram Efektif Tangkal Aksi Terorisme?

Blokir Telegram Efektif Tangkal Aksi Terorisme?

Wolipop Besok! Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 di Yogyakarta, Ini Beberapa Pesertanya Sunsilk Hijab Hunt 2017

Besok! Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 di Yogyakarta, Ini Beberapa Pesertanya

News Feed Cemooh Wartawan Saat Bela Rekannya, Politisi Australia Ini Dikecam

Cemooh Wartawan Saat Bela Rekannya, Politisi Australia Ini Dikecam

Rabu 06 Desember 2017, 18:59 WIB Muhammadiyah-NasDem Bahas Masalah Kebangsaan Terkini Foto News

Muhammadiyah-NasDem Bahas Masalah Kebangsaan Terkini

Rabu 06 Desember 2017, 18:57 WIB Matangkan Perluasan Bantuan Pangan Non Tunai Foto News

Matangkan Perluasan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu 06 Desember 2017, 18:50 WIB Marsekal Hadi Diarak Teman Seangkatan Foto News

Marsekal Hadi Diarak Teman Seangkatan

Rabu 06 Desember 2017, 18:48 WIB PBB: Status Yerusalem Harus Dirundingkan Antara Israel dan Palestina

PBB: Status Yerusalem Harus Dirundingkan Antara Israel dan Palestina

Rabu 06 Desember 2017, 18:44 WIB By retailAds detikcom Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com Back To TopSumber: Google News | Liputan 24 Jombang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »