www.AlvinAdam.com

Gratis Berlangganan

Tuliskan Alamat Email Anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 7:07 AM

Pemkot Surabaya Siap 15 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Warga ...

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Siap 15 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Warga di Kawasan Konservasi Pamurbaya

Pemkot Surabaya telah menyiapkan anggaran Rp 15 Miliar pada 2018 mendatang untuk membebaskan lahan warga di kawasan konservasi Pamurbaya.

Pemkot Surabaya Siap 15 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Warga di Kawasan Konservasi Pamurbayasurya/ahmad zaimul haqLahan tambak dan hunian di kawasan Gunung Anyar Tambak, Kamis (16/2/2017). Sebanyak 2500 hektar lahan di Pamurbaya ditetapkan sebagai lahan konservasi pada tahun 2013 termasuk hunian warga.

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya akan membebaskan lahan milik warga yang termasuk da lam kawasan konservasi pantai timur Surabaya (Pamurbaya).

Selanjutnya, lahan konservasi tersebut akan dimanfaatkan untuk mewujudkan pembangunan kawasan lindung di kawasan pesisir.

Kepala Dinas Pengelolaan Bangunan dan Tanah Kota Surabaya Maria Theresia Rahayu mengatakan, tahun ini sudah ada alokasi anggaran di APBD 2018.

Anggaran yang disiapkan untuk pengadaan lahan Pamurbaya melalui pembebasan tanah dan bangunan milik warga, besarnya mencapai Rp 15 miliar.

"Tahun depan kami akan membebaskan lahan milik warga yang masuk dalam penetapan kawasan konservasi Pamurbaya, sudah ada alokasi anggaran untuk dibebaskan di tahun depan," kata Yayuk, Minggu (31/12/2017).

Akan tetapi, program pembebasan lahan warga di Pamurbaya itu tidak bisa serta-merta dilakukan.

Pasalnya, hal itu masih terkendala penetapan lokasi dari badan pertanahan. Jika penetapan lokasi itu sudah keluar, baru pembebasan lahan bisa dilakukan oleh Pemkot.

"Total ada sebanyak 241 hektar lahan yang akan kami bebaskan di Pamurbaya. Nah karena luasannya lebih dari lima hektar maka harus ada penetapan lokasi. Setelah penetapan lokasi keluar baru kita bisa appraisal dan melakukan proses pembebasan," ucapnya.

Lebih lanjut, Yayuk menyebutkan, lahan yang dibebaskan di Pamurbaya diprioritaskan adalah batas terluar yang berhimpitan dengan lahan warga serta yang lahannya sudah berbentuk pemukiman. Sehingga bisa segera dibebaskan dan diubah peruntukannya untuk kawasan lindung.

"Kalau untuk kawasan yang kami prioritaskan untuk dibebaskan di tahun 2018 adalah Gunung Anyar Tambak. Termasuk kawasan yang saat ini menjadi tanah kavlingan," ucap Yayuk.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Fatimatuz Zahro Editor: Eben Haezer Pan ca Ikuti kami di Berita Ayu Ting Ting Belanja Habis Puluhan Juta Tapi Tak Bisa Bayar Viral, Begini Kronologinya Sumber: Google News | Liputan 24 Surabaya

thumbnail

Posted by On 7:07 AM

Ini Jalur-jalur yang Direkayasa Saat Malam Tahun Baru di Surabaya

Minggu 31 Desember 2017, 10:29 WIB Ini Jalur-jalur yang Direkayasa Saat Malam Tahun Baru di Surabaya Deni Prastyo Utomo - detikNews Ini Jalur-jalur yang Direkayasa Saat Malam Tahun Baru di SurabayaKasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia (Foto: Rois Jajeli) Surabaya - Polisi akan melakukan rekayasa berupa penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan saat malam tahun baru di Surabaya. Sifatnya situasional, tergantung kepada kepadatan arus lalu lintas.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia mengatakan, beberapa titik lokasi akan menjadi titik kumpul masyarakat seperti Taman Bungkul, Tugu Pahlawan, Gubernur Suryo, Royal Plaza, Sutos, dan Bundaran Waru. Jalan atau jalur ke titik keramaian itulah yang akan yang akan dilalui oleh masayarakat. Jalan dan jalur menuju ke sana yang akan direkayasa.
"Kami akan melakukan rekayasa arus berupa penyekatan atau penyaringan, bukan kita larang masyarakat datang tapi kami lihat situasional, pada saat Surabaya sudah padat dan penuh, otomotis kami saring untuk kendaraan terutama motor, truk, bus akan kami putar balik," kata Pandia kepada wartawan, Minggu (31/2/2017).
Polrestabes akan melakukan penyekatan di enam titik ruas jalan Surabaya yakni traffic light simpang empat Jalan Pahlawan, traffic light simpang empat Jalan Kedung Cowek, batas kota di Waru, batas kota di Karang Pilang, traffic light depan Masjid Al Falah dan kawasan Lenmarc, Pakuwon.
"Titik-titik itu yang nantinya kami lakukan penyekatan," ujar Pandia.
Sementara itu, untuk pengalihan a rus lalu lintas di jalan tengah Kota Surabaya seperti dari arah Jalan Tunjungan mengarah ke Jalan Gubernur Suryo akan dialihkan menuju ke Jalan Embong Malang.
Sedangkan untuk penguna Jalan Basuki Rahmat yang mengarah ke Gubernur Suryo akan diluruskan ke Jalan Embong Malang, Blauran, dan Jalan Tidar.
Kemudian arus lalu lintas yang mengarah ke Gubernur Suryo melalui Jalan Embong Wungu ke Taman Apsari sementara dialihkan melalui Jalan Embong Trengguli.
"Yang penting nanti di Gubernuran Jalan Tugu Pahlawan, pada jam 19.00 WIB kami akan melakukan penutupan di Pos Kebon Rojo. Arus lalin dari Jalan Veteran dibelokkan kiri ke Pasar Atom," kata Pandia.
Selain itu, untuk mengurai kemacetan di kawasan Tugu Pahlawan, pihaknya akan melakukan pengalihan arus dari Tol Dupak akan dialihkan belok ke kiri menuju ke Jalan Krembangan atau pun Makam Mbah Ratu dan belok kanan ke Pasar Tembok.
"Sedangkan arah bubutan menuju Jalan Indrapura normal seperti biasa,"t andasnya.
(iwd/iwd)Sumber: Google News | Liputan 24 Surabaya

thumbnail

Posted by On 7:07 AM

Sambut Tahun Baru Polrestabes Subaraya Gelar Istighosah Bareng ...

Tahun Baru 2018

Sambut Tahun Baru Polrestabes Subaraya Gelar Istighosah Bareng Forpimda

Polrestabes Surabaya bakal menyambut dan mengisi pergantian tahun 2017 ke 2018 dengan doa bersama.

Sambut Tahun Baru Polrestabes Subaraya Gelar Istighosah Bareng ForpimdaSurya/Fatkul AlamyKapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan. SURYA/FATKUL ALAMY

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya bakal menyambut dan mengisi pergantian tahun 2017 ke 2018 dengan doa bersama.

Polrestabes Surabaya dijadwalkan menggelar istighosah bareng forum pimpinan daerah (Forpimda) Kota Pahlawan, Minggu (31/12/2017 ) hari ini.

Rencananya istighosah bareng tersebut dihelat di halaman Mapolretabes Surabaya mulai pukul 14.30 WIB.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli dan pejabat Forpimda Kota Surabaya bakal ikut serta.

Istighosah rencananya dipimpin Wakil Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar.

Baca: Sempat Menolak Dites Urine dan Kesulitan Buang Air Kecil, Ternyata Pilot Malindo Air Simpan Sabu

"Kami menyambut Tahun Baru 2018 dengan istighosah bersama tiga pilar (Polri, TNI dan Pemkot Surabaya). Nanti doa bersama supaya Surabaya bisa aman dan sejahtera," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Jumat (29/12/2017) lalu.

Setelah selesai istighosah, lanjut Rudi, nanti Forpimda bisa melakukan rapat bareng. Membahas soal langkah-langkah kedepan soal kemanan di Kota Pahlawan.

"Rapat bersama Forpimda bisa dilakuakan di masjid (Polrestabes Surabaya)," tutur mantan Dirreskrimsus Polda Sumatera Selatan (Sumsel) ini.

Baca: Sebelum Menghembuskan Napas Terakhir, Vena Bisikkan Sebuah Nama Orang yang Membunuhnya

Orang nomor satu di Polrestabes Surabaya ini berharap, perayaan malam Tahun Baru 2018 ini berjalan aman dan lancar.

Masyarakat Surabaya bisa mengisi malam pergantian tahun 2017 ke 2017 dengan nyaman.

Penulis: Fatkul Alamy Editor: Dewi Agustina Sumber: Surya Ikuti kami di Berita Ayu Ting Ting Belanja Habis Puluhan Juta Tapi Tak Bisa Bayar Viral, Begini Kronologinya Sumber: Google News | Liputan 24 Surabaya

no image

Posted by On 7:07 AM

Konflik dengan Pemkot Surabaya, Persebaya Sindir Risma

  • VIVA รข€" Polemik Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sudah sampai di meja DPRD Surabaya. Namun bukan berarti manajemen Persebaya tenang. Sebaliknya, tim berjuluk Bajol Ijo masih cemas kejadian 'Celebration Game' bakal terulang.

    Manajer Persebaya, Chairul Basalamah, mengatakan secara umum hasil pertemuan dengan DPRD Surabaya menjadi langkah awal agar hubungan dengan Pemkot Surabaya menjadi lebih baik. Namun dukungan masih harus dibuktikan di lapangan.

    "Trauma masih ada. Kami bukan hanya sekali dikerjai saat Celebration Game. Sebelumnya juga, pinjam lapangan susahnya minta ampun. Jangankan di GBT atau di Lapangan Karanggayam Persebaya. Di lapangan lain juga tidak bisa, sekali-kali coba sendiri pinjam pakai nama Persebaya ke Dispora, jawabannya apa nanti,& quot; keluhnya.

    (Baca juga: Konflik Persebaya dengan Pemkot Surabaya Kian Runcing)

    Diakui Basalamah, sampai saat ini Persebaya belum pernah mengeluh langsung kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, terkait perlakuan Dispora selaku pengelola lapangan milik Pemkot Surabaya.

    "Kami belum pernah mengeluhkan masalah ini ke Ibu Wali Kota. Jangankah mengeluh, kami mengundang beliau makan siang bersama Persebaya saja tidak datang," ujar Basalamah.

    Tercatat, Persebaya mengundang dua kali orang nomor satu di Surabaya itu untuk hadir di acara Persebaya usai meraih gelar juara Liga 2, beberapa waktu lalu. Yaitu saat pawai penyambutan tim dan jamuan makan di hotel berbintang lima. Namun dia tidak hadir.

    "Kami paham Bu Risma adalah Wali Kota terbaik di dunia. Beliau sangat sibuk dengan agenda-agendanya. Dan kami sendiri juga tidak bisa paksa untuk datang ke acara Persebaya," katanya.

    Sebelumnya, beberapa ha ri lalu, Persebaya mengadu ke DPRD Surabaya terkait perlakuan Pemkot. Puncaknya saat laga "Celebration Game" yang terjadi keruwetan dengan satu korban suporter meninggal dunia.

    Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRD Surabaya Armuji menegaskan agar Pemkot Surabaya mendukung Persebaya karena menjadi salah satu bagian sejarah dan ikon Kota Pahlawan.

    Selain itu, Armuji juga menolak rencana Dispora Surabaya membangun lapangan futsal di area Wisma Persebaya dan Lapangan Karanggayam di belakang Stadion Gelora 10 November, Tambaksari.

    "Lapangan Persebaya di Karanggayam harus difungsikan lagi seperti semula hanya untuk sepakbola. Lapangan itu bersejarah seperti lapangan atletik THOR yang juga kita pertahankan. Lapangan futsal sudah banyak di Surabaya, tidak perlu dibangun lagi," ucap Armuji

Sumber: Google News | Liputan 24 Surabaya

thumbnail

Posted by On 7:07 AM

Risma Berharap Surabaya Tetap Damai di Saat Tahun Politik 2018 ...

Tahun Baru 2018

Risma Berharap Surabaya Tetap Damai di Saat Tahun Politik 2018 Nanti

Orang nomor satu di Pemkot Surabaya ini, juga meminta kepada para biker di Surabaya ikut dan jadi motor kemanan kota saat malam pergantian tahun baru

Risma Berharap Surabaya Tetap Damai di Saat Tahun Politik 2018 NantiRichard SusiloWalikota Surabaya Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T (55)

Laporan Wartawan Surya Fatkul Alamy

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berharap di tahun 2018, Kota Surabaya tetap damai dan aman meskipun tahun depan merupakan tahun politik.

Pernyataan tersebut disampikan Rism a saat mengikuti istihosah bersama Forpimda Surabaya di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (31/12/2017) sore.

Menurut Risma, pesta demokrasi akan dijakani masyarakat Indonesia, termasuk Surabaya pada 2018.

Masyarakat peda keyakinan dan pilihan, tapi diharapan tetap rukun dan damai.

"Beberapa kali, kita sudah lewati pesta demokrasi. Semoga kedepan tak terjadi apa-apa di Kota Surabaya," harap Risma, Minggu (31/12/2017).

Orang nomor satu di Pemkot Surabaya ini, juga meminta kepada para biker di Surabaya ikut dan jadi motor kemanan kota saat malam pergantian tahun baru.

Baca: Risma Sambut Tahun Baru dengan Istighosah Berang Forpimda Surabaya

"Biasanya kejadian terjadi para biker yang anak-anak mengibah motorbpakai knalpot brong. Tolong, jangan lagi," tutur Risma.

Risma mngatakan, para anak muda bisa menyambut malamntahun baru dengan baik. Jangan ada main petasan.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Fatkul Alamy Editor: Eko Sutriyanto Sumber: Surya Ikuti kami di Berita Ayu Ting Ting Belanja Habis Puluhan Juta Tapi Tak Bisa Bayar Viral, Begini Kronologinya Sumber: Google News | Liputan 24 Surabaya

thumbnail

Posted by On 6:53 AM

Keseruan Sosialita Surabaya Rayakan Thanksgiving Day

Keseruan Sosialita Surabaya Rayakan Thanksgiving Day

Perayaan tersebut sebagai ucapan syukur terhadap jalinan persahabatan mereka.

Laporan Wartawan Surya, Wiwit Purwanto

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Kelompok sosialita merayakan Thanksgiving Day di sebuah hotel bintang lima di Surabaya, Jawa Timur.

Mereka adalah Amelia Salim, Samantha Lie, Inneke Yusuf dan Winda Maria. Masing-masing punya latar profesi berbeda. Sebagian besar pengusaha. Tapi ada pula berprofesi dokter.

"Kami makan bersama sebagai rasa bersyukur atas semua yang telah diberikan Tuhan: rezeki, kesehatan, teman teman yang baik, " kata Amelia Salim.

Seperti tradisi Thanksgiving Day di Amerika Serikat, menu utama yang mereka santap berbahan dasar kalkun.

Hal senada juga disampaikan Inne Yusuf. Menurutnya, perayaan itu sebagai ucapan syukur terhadap jalinan persahabatan mereka.(*)

Editor: Willem Jonata Sumber: Surya Ikuti kami di Janda Kaya Raya Mengaku Bangga Sudah Ditiduri 100 Pria Beristri, Begini Alasannya Sumber: Google News | Liputan 24 Surabaya